Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Senin, 27 Desember 2010

Repeater, HUB, Switch, Bridge dan Router

Repeater

(*) Menguatkan Jaringan(Memaksimalkan Jarak)

HUB

(*) Menghubungkan Jaringan LAN

Switch

(*) Menghubungkan Jaringan LAN tetapi Mempunyai Kemampuan Dalam Menyaring Informasi yang Masuk

Bridge

(*) Memnguatkan Jaringan(Memaksimalkan Jaringan) Tetapi dapat Menentukan Jaringan yang Dituju


Karena Penulis Kurang Menguasai dalam Ke-Lima Hal Diatas, Jadi Maaf Bila Kurang Berkenan di Hati Pak Ade

Hehe :D


(Plus-Minus) Topologi Jaringan BUS, Ring, Star, dan Mesh




Topologi Jaringan BUS

(+) Proses Instalasi Sederhana

(+) Murah

(-) Kecepatan Tergolong Lambat (Bila Traffic Padat)/ Bisa dikatakan Menejemen Jaringan Susah

(-) Kemanan Data yang Riskan

(-) Bila Salah Satu Rusak(Jaringan Salah Satu Komputer) Maka Tidak akan Berfungsi(Down) Seluruhnya



Topologi Jaringan Star

(+) Bisa dikatan Topologi yang Hemat Kabel

(+) Fleksibel(Karena Proses Instalasi Sederhana)

(-) Membutuhkan Banyak Kabel(Boros)

(-) Jumlahnya(Jaringan) terbatas



Topologi Jaringan Ring

(+) Tidak Teganggu Walaupun Traffic Padat

(-)Bila Salah Satu Rusak(Jaringan Salah Satu Komputer) Maka Tidak akan Berfungsi(Down) Seluruhnya (Sama Dengan BUS)



Topologi Jaringan Mesh

(+) Banyak User

(+) Mempunyai Keuntungan Gabungan Dari Ketiganya (Ring, Star, BUS)

(-) Ribet dalam Proses Instalasi

(-) Mahal

(-) Membutuhkan Banyak Kabel

Minggu, 19 Desember 2010

Windows 3X, Windows 95, windows ME dan Windows XP

Windows 3.X

(+) Adanya Virtual Memory(yang tergolong baru dikala itu)

(+) Support VGA Card

(-) License yang tergolong mahal


Windows 95

(+) P.n.P (Plug n, Play)

(+) USB Support (BUS)

(-) Sistem keamanan yang kurang


Windows ME

(+) System Restore

(+) Adanya Movie.Maker

(-) Tidak Stabil

(-) Banyak sofrware yang tidak compatible


Windows XP

(+) Terbilang Windows paling sempurna diantara yang lainya (menurut penulis pribadi)

(+) Kernel N.T (5.1)

(+) Remote Assistance

(-) Tidak adanya support lagi dari pihak Microsoft sendiri (Seperti yang telah diberitahukan oleh pihak Microsoft secra resmi)

(-) Tidak Support Java

(-) Non Open.Source/Closed.Source

(Plus-Minus) Windows NT, Windows 2000, Windows 2003 dan Windows 2008 Server


Windows NT

(+) Support 32Bit.

(+) Bisa booting ClientPC

(+) Mudah dan tergolong Cukup Stabil

(-) Tergolong Sulit dalam mengupgrade

(-) GUI yang sama dengan MS’98


Windows 2000 Server

(+) Sistem.Keamanan yang baik di banding M.E

(+) Akses kecepatan yang tinggi

(-) Fitur-Multimedia yang minim

(-) Operasional yang tergolong cukup mahal


Windows 2003 Server

(+) Tergolong Funsional

(+) Lebih mudah jika dibanding N.T

(-) Tidak mensupport Web.2.0

(-) Banyak aplikasi yang tidak compatible

(-) Sistem Security yang kurang


Windows 2008 Server

(+) Bagus di Sistem Grafiknya

(+) Adanya Network Access Protection yang dapat mengawasi jaringan

(-) Sistem dokumentasi yang on.line

Sabtu, 18 Desember 2010

(Plus-Minus) Sun, Linux, MacOS dan Free BSD






Sun Solaris

(+) Stabil untuk dijadikan database/server,jaringan

(+) Cocok untuk perusahaan telekomunikasi

(-) Sulit penggunaannya

(-) Pengetahuan terhadap Solaris cukup minim








Linux

(+) Open Source yang bisa kita kembangkan sendiri sesuai kebutuhan dan selera user

(+) Keamanan yang bagus (Kernel)

(+) Stabil(Bagus) untuk dijadikan server

(-) Hardware Support yang kurang

(-) User belum terbiasa dengan linux, yang terkesan “Sulit” ditambah dengan istilah-istilah yang baru seperti (Distro, dll).

(-) Terlalu banyak pilihan Distro (Distribusi Linux), Seperti,Debian GNU/Linux dan turunanya yang lain (Ubuntu, Knoppix, dan masih banyak lagi)








MacOS

(+) Bagus (diperuntukan) untuk GraphicDesign

(+) Graphic yang bagus dibanding dengan yang lainnya (terlihat antara input/outputnya relevan)

(+) Aman dari Virus

(-) Tidak mensupport banyak aplikasi lainnya (game, dll.) dan Hardware tentunya (APPLE ONLY)

(-) Non-Opensource (tidak dapat dimodifikasi)






Free BSD

(+) Open.Source(Dapat dimodifikasi)

(+) Aplikasi tambahan murah(Gratis)

(-) Tergolong paling rendah diantara yang lain dari segi GUI(Graphical.User.Interface)

(-) Sulit penggunaanya

(Plus Minus) Android, Windows Mobile, iPhone, BlackBerry, Symbian



Android

(+) Open Source (Pemakai bisa memodifikasi sendiri aplikasi yang pas untuknya)

(+) Terhubung/Terintegrasi langsung dengan Google

(-) Harus terkoneksi ke Internet

(-) Masih baru, tergolong membingungkan untuk user yang baru memakainya, dan Aplikasi yang disediakan masih minim


Windows Mobile

(+) Fitur yang mendukung untuk para pebisnis dengan mobilitas tinggi, dapat dilihat dari fitur yang diberikan Windows Mobile, Seperti: Office Mobile, dan aplikasi kerja lainnya

(+) GUI yang rapi, dan User Interface mudah digunakan

(-) Tidak Open Source

(-) Diperuntukkan untuk bekerja, tidak cocok sebagai saran hiburan

(-) Tidak Support Internet Tethering

(-) Tidak Support Flash, ataupun Silver Light


iPhone

(+) Banyak aplikasi pendukung dari developer (Apple,Inc) yang menjadikanya bisa digunakan siapa saja baik untuk aplikasi office, maupun hiburan

(-) Aplikasi pendukung yang cukup “penting” bagi sebagian orang tidak tersedia (Seperti; Video Recording, MMS, Forwarding SMS, Flash Video, Backup Data ).


BlackBerry

(+) Aplikasi Messenger yang eksklusif

(+) Semua layanan yang diberikan BlackBerry memiliki keamanan yang independent karena RIM mempunyai server private, yang data semua orang dapat dibuka begitu saja bahkan oleh pemerintah suatu negara sekalipun.

(+) Multi-tasking OS

(+) push e-mail

(-) Third Party Aplikasinya masih banyak yang belum Free Ware

(-) Untuk mendapatkan layanan Full Service harus berlangganan dengan harga yang lumayan tinggi

(-) Non-Open source OS


Symbian

(+) Robustness, menjamin keutuhan data meskipun mengakses data secara cepat

(+) Gabungan antara kemampuan Mobile dan Komputer

(-) Open Source

(-) Rentan terhadap Virus

(-) Tergolong Lambat bila melakukan Multi-tasking


*CMIIW

(Correct Me If I’m Wrong) :D

Rabu, 08 Desember 2010

Programer Komputer Pertama di Dunia

Siapa Ada Lovelace?

Namanya memang tidak setenar Charles babage atau Alan Turing, namun dialah programer komputer pertama yang layak mendapat tempat di hati para penggila tekonologi saat ini



24 maret, merupakan hari peringatan Ada Lovelace, seorang perempuan yang merupakan programer komputer pertama di dunia asal Inggris. Seluruh blogger sedunia memposting topik serupa, seputar kaum Hawa dan teknologi, dalam rangka menghormati perempuan yang hidup di abad ke-19 ini.

Bernama lengkap Augusta Ada King, Countess of Lovelace lahir pada December 1815, Ada adalah anak satu-satunya Lord Byron, seorang penyair terkenal masa itu. Namun Ada sendiri tak pernah mengenal ayahnya sebab pernikahan ayah dan ibunya sangat singkat. Ibu Ada, Annabella, mendidik Ada untuk lebih mengandalkan otak kirinya agar tidak mengikuti jejak karir ayahnya. Ada memang jadi sangat pandai di bidang matematika sejak usia dini. Tahun 1828 ia pernah mendesain mesin terbang.

Tahun 1883 ia bertemu Charles Babbage, dan membantunya menulis program komputer pertama di dunia bagi mesin ciptaan Babbage, Analytical Engine, cikal bakal komputer saat ini. Bagian penting yang menjadi kontribusi perempuan tersebut adalah menerjemahkan memoar Luigi Menabrea, dan menambahkan catatan yang meliputi metide kalkulasi nomor-nomor Bernoulli pada mesin tersebut. Ada juga telah menulis sejumlah penjelasan awal mengenai komputer dan software. Sayangnya ia tak pernah bisa menuntaskan pengembangannya seputar dunia komputer uty sebab ia meninggal dalam usia 36 tahun karena kanker dan pendarahan pada 27 Novemver 1852.

Tahun 1843, Ada menulis paper mengenai pengembangan software komputer, kecerdasan buatan, dan musik komputer. Pada 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat memberinya penghormatan dengan menamakan bahasa pemrograman komputernya “Ada”.



Pertanyaannya adalah, mengapa nama Ada Lovelace tidak sepopuler Charles Babbage sebagai inventor komputer awal? Bisa jadi karena memang usianya cukup pendek, sehingga tak bisa menuntaskan sejumlah temuan dan penelitiannya. Ada juga yang beranggapan karena isu gender, seperti kita tahu dunia teknologi identik dengan jenis kelamin laki-laki, sehingga ketika ada kaum Hawa yang berpengaruh maka namanya akan tenggelam di “lautan” dominasi kaum Adam. Tapi apapun itu alasannya, sejarah membuktikan bahwa kaum perempuan punya peran tak kalah penting di bidang teknologi informasi.

Sejumlah nama perempuan terus menghiasi dunia industri teknologi informasi. Sebut saja Carly Fiorina, eks CEO Hewlett Packard dari tahun 1999 hingga 2005, setelah 20 tahun bergabung dengan AT&T dan Lucent Technologies. Tak ketinggalan CEO Yahoo, Carol Bartz, yang sebelumnya adalah pimpinan Autodesk. Di Indonesia, ada nama seperti Shinta Danuwardoyo, CEO Bubu.Com, dan Betti Alisjahbana yang pernah 8 tahun memimpin IBM Indonesia.

*findingada.com, wikipedia.org